Haruskah Membawa Laptop ke Jerman?

Sebuah pertanyaan yang dulu saya miliki saat akan ke Jerman adalah perlukah membawa laptop ke Jerman? Ternyata pertanyaan ini juga ada di benak teman-teman saya saat akan berangkat ke Jerman. Sebuah pertanyaan yang sebenarnya tidak terlalu penting. Namun tidak ada salahnya jika saya membantu kamu menjawab pertanyaan tersebut.

Sebelum kamu memutuskan untuk membawa laptop ke Jerman, kamu bisa tanyakan ke diri kamu dulu, untuk apa? Misal kamu ke Jerman untuk kuliah atau Ausbildung mungkin kamu perlu itu, tapi jika kamu datang ke Jerman untuk Aupair, FSJ atau BFD lebih baik gak perlu bawa. Kenapa? Karena saat Aupair, FSJ, atau BFD itu kamu gak banyak aktifitas yang membutuhkan laptop. Saya dulu pakai Words di Handphone pun sudah cukup. Kemungkinan memerlukan laptop adalah ketika kamu menyiapkan berkas-berkas untuk pendaftaran Ausbildung dan sebagainya, lagi-lagi, pakai handphone pun cukup. Jika hal itu memaksa kamu untuk menggunakan laptop, kamu bisa pinjem komputer kantor, biasanya kamu bisa pakai jika untuk hal-hal yang penting.

Ketika saya ke Jerman, saya memutuskan untuk gak bawa laptop, karena saya merasa memang belum perlu. Hal yang mungkin kamu belum tahu adalah perbedaan keyboard antara Laptop yang dijual di Jerman dan yang diluar Jerman. Keyboard yang dijual di sini, itu biasanya berpola “QWERTZ” sedangkan yang ada di Indonesia biasanya “QWERTY”. Tentu susunannya sedikit berbeda. Selain itu, untuk yang dijual di Jerman biasanya ada key untuk huruf ö, ä,dan ß, sedangkan yang di Indonesia itu biasanya nggak ada. Huruf-huruf itu sangat perlu ketika kamu menulis dalam bahasa Jerman.

Saya punya hobi bikin konten. Untuk pengerjaan saya lakukan cukup dengan handphone. Karena memang bukan untuk konten profesional yang mengharuskan kualitas tinggi. Sejauh ini tidak ada masalah.

Baca juga:  Cara Anerkennung ijazah SMA di Jerman

Saya membeli laptop justru saat sudah Ausbildung. Saya membeli ini pun karena perlu untuk kegiatan di sekolah. Sebelumnya, saya sudah membeli tablet, karena mendengar dari teman saya bahwa dia memakai tab saat di sekolah. Meski akhirnya terpakai, tapi tujuan utamanya gak terpenuhi. Saran saya, lebih baik beli Laptop ketika sudah mulai ausbildung. Karena setiap sekolah punya aturan masing-masing.

Daripada membawa laptop ke Jerman, lebih baik kamu membeli di sini. Kamu tidak perlu berat-berat membawa dari Indonesia. Bahkan beberapa sekolah memberikan keringanan dengan kasih kredit siswanya untuk laptop.

Sekian tulisan saya kali ini, jika ada yang ingin disampaikan silakan tulis di kolom komentar.

Auf wiedersehen.

Note: Gambar dari Freepik

Bagikan ke orang lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *