Apa itu Bundesfreiwilligendienst di Jerman?

Bundesfreiwilligendienst di Jerman

Bundesfreiwilligendienst (BFD) adalah sebuah program layanan sukarela yang biasanya dalam bidang sosial, yang diadakan di Jerman. Biasanya pesertanya adalah orang-orang yang berusia lebih dari 27 tahun. Meskipun begitu, kamu juga bisa mengikuti BFD sebelum usia 27 tahun. Usia 27 tahun ini adalah sebuah acuan dari wajib militer. Karena dulu BFD digunakan sebagai pengganti dari program tersebut. Untuk yang berusia kurang dari 27 tahun, biasanya mereka mengikuti Freiwilligendienst Soziales Jahr (FSJ), cara kerjanya pada dasarnya sama, hanya saja ada beberapa perbedaan, salah satunya adalah batasan umur dan sistem pengesahan kontraknya. FSJ hanya bisa diikuti oleh mereka yang maximal 26 tahun saat mendaftar, sedangkan BFD tidak ada batasan umur maximal. Kemudian, untuk FSJ, kontrak hanya melibatkan Einsatzstelle (Tempat kerja), Träger (sejenis lembaga penyalur), dan juga peserta FSJ. Sedangkan BFD melibatkan Einsatzstelle, Träger, peserta BFD, dan juga BAFzA (Bundesamt für Familie und zivilgesellschaftliche Aufgaben). Setelah kontrak ditandatangani oleh peserta BFD, Einsatzstelle, dan juga Träger, maka harus dikirim ke BAFzA untuk diverifikasi, barulah kemudian dikembalikan lagi ke peserta untuk kepentingan membuat visa.

Tempat melakukan Bundesfreiwilligendienst

Tempat yang paling populer bagi warga Indonesia untuk melakukan BFD adalah di panti jompo, panti untuk difabel, Taman Kanak-kanak atau rumah sakit. Namun sebenarnya kamu bisa melakukan di tempat-tempat selain itu. Misalkan di museum, klub olah raga, atau taman nasional. Jadi gak selalu harus di bidang sosial. Hal ini jadi populer di tanah air karena bidang tersebut yang paling banyak dikenal dan mudah untuk dilamar dari Indonesia.

Baca juga:  Pergantian Waktu di Jerman

Cara melamar Bundesfreiwilligendienst

Ada beberapa cara untuk melamar BFD. Kamu bisa melamarnya ketika sudah berada di Jerman atau langsung dari Indonesia. Melamar dari Jerman tentu lebih mudah dan peluangnya pun lebih banyak, namun kamu perlu kegiatan sebelumnya, contohnya adalah Aupair. Sedangkan melamar dari Indonesia itu lebih “susah”, karena sedikitnya akses dan juga banyaknya saingan, karena yang mendaftar bukan hanya dari Indonesia, tapi juga negara lain. Belum lagi kita juga harus melalui pengajuan visa, dimana hal itu juga terkadang tidak mudah.

Fasilitas saat Bundesfreiwilligendienst

Bufdi (sebutan untuk peserta BFD) biasanya mendapatkan beberapa fasilitas selama mereka melakukan BFD, yaitu Unterkunft (tempat tinggal), Taschengeld (uang saku), dan Kursus bahasa Jerman. Ada juga beberapa fasilitas tambahan, misalnya penyediaan transportasi seperti sepeda atau tiket angkutan umum, kupon untuk berbelanja, atau juga potongan harga dari penjual yang bekerja sama dengan penyelenggara BFD.

Durasi Bundesfreiwilligendienst

Durasi BFD pada dasarnya adalah 12 bulan, namun bisa dipersingkat paling pendek 6 bulan, atau diperpanjang hingga 18 bulan. Pada masa pandemi Covid-19 dulu, bufdi diperbolehkan memperpanjang hingga 2 tahun, namun itu tidak berlaku lagi mulai tanggal 31 Desember 2022.

Seminar

Selama BFD, bufdi akan mendapatkan 25 hari seminar, yang biasanya terbagi dalam 5 Semiar. Kegiatan ini cukup menyenangkan. Lebih cendrung ke Urlaub (cuti) berkedok seminar di jam kerja. Seminar ini biasanya diadakan di luar kota atau bahkan di luar Jerman.

Jatah Cuti selama Bundesfreiwilligendienst

Selain seminar, bufdi juga mendapatkan Urlaub sekitar 24-30 hari, tergantung aturan masing-masing Träger. Cuti ini dihitung berdasarkan hari kerja, jadi misalkan kamu mengajukan 7 hari cuti dan didalamnya ada 1 tanggal merah dan akhir pekan (Sabtu dan Minggu), maka jatah yang terambil hanya 4 hari.

Baca juga:  Ketinggalan Barang di Kereta

Jam kerja

Jam kerja selama BFD adalah sekitar 39 jam per minggu. Kalau saya dulu harus 40 jam per minggu. Lebih pastinya dibahas dalam kontrak. Untuk hari kerja, tergantung dimana kalian bekerja. Ada yang dari Senin-Jumat, ada juga yang tidak tentu (namun tetap mengacu pada 40 jam per minggu).

Peserta BFD memiliki tanggung jawab yang lebih kecil dibandingkan anak Azubi (peserta ausbildung). Hal itu juga berpengaruh pada pendapatannya. Peserta BFD termasuk ke golongan orang yang berpenghasilan rendah, itulah kenapa suka ada diskon untuk mereka. Salah satunya saat anerkennung.

Selama BFD kita diperbolehkan ganti Grup atau tempat kerja. Misalkan kamu ada masalah sama tempat kerja atau sama rekan kerja, atau juga karena kamu menemukan tempat yang lebih baik. Kamu bisa membicarakannya dengan Träger untuk hal ini.

BFD bisa menjadi menyenangkan, tetapi juga bisa menjadi sangat berat. Tidak ada garansi bahwa saat kamu BFD di Jerman, maka kamu akan selalu seneng. Tidak seperti itu. Saran saya, kuatkan fisik dan mental, karena hal buruk bisa saja datang.

Well… sampai sini dulu tulisan saya kali ini. Jika ada yang ingin disampaikan silakan tulis di kolom komentar.

Auf wiedersehen!

Note: Gambar asli oleh starline di Freepik

Bagikan ke orang lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *